MATERI MATEMATIKA TEKNIK SIPIL


Bismilah.

Assalamualaikum.wr.wb

MATRI MATEMATIKA TEKNIK SIPIL



      Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu lekat dengan yang namanya perhitungan. Maka dari itu kali ini saya akan membahasa materi mengenai matematika teknik sipil yang sebenarnya sama saja dengan materi matematika dapa umumnya. Sebelum dapa pembahasan saya akan membagi info bagi anda tentang bahan bacaan yang mungkin perlu anda baca dalam sebuah buku yaitu :
   > E.J Porceu 1997. Kalkulus dan Geometri Analitik Jilit 1. Erlangga. Jakarta.

.Dalam matematika banyak sekali pembagian mengenai materi yang ada dalam matri matematika. Pembagian atau pengelompokan materi ini bertujuan untuk memudahkan dalam pembelajarannya dan pengunaannya dapat di sesuwaikan dengan kebutuhan. Berikut pembahasan mengenai materi dasar dalam matematika serta materi yang ada didalamnya :
  - Sistem bilangan Rill
  - Sistem Bilangan
  - Grafik Persamaan
  - Limid dan Kekontinewan
  - Fungsi : Nilai Limit Fungsi dan Kekontinuan Fungsi

Dalam matematika ada yang namanya turunan berikut pembagian jenis dari turunan :
  1. Turunan fungsi trigonometri
  2. Turunan fungsi invers trigonometri
  3. Turunan fungsi hiperboliks
  4. Turunan fungsi invers hiperboliks
  5. Turunan fungsi eksponen
  6. Turunan fungsi logaritma
  7. Turunan fungsi parameter
  8. Turunan fungsi implisit
  9. Turunan fungsi berpangkat
  10. Pengertian difensial
PEMBAGIAN TURUNAN TINGKAT TINGGI :
  1. Fungsi aljabar
  2. Fungsi trigonometri
  3. Fungsi invers trigonometri
  4. Fungsi hiperboliks
  5. Fungsi exsponen
  6. Fungsi logaritma
  7. Fungsi parameter
LIMIT
       - Limit tak hingga
       - Limit di hingga
                Penggunaan / aplikasi turunan
  • Limit bentuk tak tentu
  • Maksimum dan minimum
  • Fungsi naik dan fungsi turun
  • Kecekungan grafik suatu fungsi
  • Membuat sket grafik fungsi
  • Bilangan Rill -> gabungan dari bilangan rasional dan irasional
  • Bilangan rasional -> bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk a/b dengan a,b bilangan bulat positif. Contoh 1/2    -> bilangan rasional akar 2, akar 3

Baiklah saya rasa cukup untuk pembahasan kali ini, semoga bermanfaat bagi anda semua.
Sekian dan terimakasih.....SALAM ANAK TEKNIK SIPIL

Wassalamualaikum.wr.wb

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Ampuh Menghitung Panjang Objek Terpilih di AutoCAD dengan CEPAT

PERTANYAAN-PERTANYAAN SAAT AKREDITASI PERGURUAN TINGGI FAKULTAS TEKNIK SIPIL

CARA MENGHITUNG PROGRESS BANGUNAN